PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SMP

Main Article Content

Hafiz Kemidra Amrizal

Abstract

Penelitian Pengembangan ini dilatar belakangi oleh peserta didik hanya


terbatas dengan materi yang disampaikan oleh pendidik di saat proses pembelajaran


melalaui buku, kurangnya sumber pembelajaran yang mendukung peserta didik


untuk belajar di sekolah maupun belajar secara mandiri. Kurangnya keterlibatan


peserta didik dalam proses pembelajaran dan masih berpusat pada pendidik, bukan


pada peserta didik. Akibatnya, peserta didik tidak memiliki kesempatan untuk


mengembangkan keterampilan problem-solving dan berpikir kritis yang sangat


dibutuhkan di era digital ini. Belum adanya Augmented Reality sebagai bahan ajar


yang dapat digunakan peserta didik untuk berlatih belajar di rumah dan di ruang


kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media


Augmented Reality yang dapat digunakan sebagai bahan ajar digital, sehingga


mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, sistematis, dan sesuai


dengan kebutuhan peserta didik.


Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D)


dengan mengadaptasi model pengembangan 4D yang dikemukakan oleh


Thiagarajan, Semmel (1974), yang terdiri atas empat tahapan yaitu Define


(Pendefenisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan


Disseminate (Penyebaran). Intrumen untuk pengambilan data dalam penelitian ini


yaitu observasi, angket, dan teknik analisis data.


Berdasarkan hasil penilaian ahli materi, didapatkan hasil secara keseluruhan dengan


persentase 95% dengan kategori sangat valid. Pada setiap aspek penilaian validasi


materi diperoleh hasil yang berbeda, diantaranya yaitu aspek kebenaran konsep


diperoleh hasil 90%, aspek kesesuaian materi diperoleh hasil 100%, aspek


keakuratan perhitungan diperoleh hasil 90%, aspek keterpaduan materi diperoleh


hasil 100%, aspek teknologi media diperoleh hasil 90% dan aspek penyajian visual


matematis diperoleh hasil 86%. Berdasarkan hasil perhitungan validasi media yang


telah dilakukan yaitu dengan tingkat pencapaian 95% dan 80%, dari kedua hasil


yang diperoleh maka didapat rata-rata 87,5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa


tampilan dan komponen media pembelajaran berbasis Augmented Reality termasuk


ke dalam kategori sangat valid.


Kata Kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, IPA

Article Details

Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.